Saturday, 7 May 2011

Ketoprak Night 2011


Semua berawal dari kelas Kebudayaan Indonesia. Iya, kelas wajib fakultas tersebut gw ikuti untuk semester ini, dan syarat untuk UASnya adalah membuat laporan atau makalah mengenai acara ketoprak/wayang orang yang diadakan kemarin/hari ini. Nah, karena waktu itu banyak yang cabut dari kelas, akhirnya kelompok gw (pas banget ada 8) terdiri dari: Trias, Laila, Purez, Fendy, Danu, Marita, Fini, dan gw.

Karena acaranya ada 2 macem, kita disuruh milih antara Ketoprak (Jumat) atau Wayang Orang (Sabtu). Setelah voting, kita memutuskan untuk menulis di lembar data kelompok untuk nonton hari Jumat. Karena suatu alasan khusus yang bahkan gw sendiri udah enek untuk mengatakannya, kita...

KEABISAN TIKET HARI JUMAT
*jreeeeng, padampam deeessshhh*

Terus kita semua mikir. Sabtu? Ah, malam minggu adalah waktu kita untuk nyicil tugas dan presentasi yang sudah di depan mata (curhat). Jadi, gwpun menelpon Gedung Wayang Orang Bharata-nya sendiri.. Paling ngga gw bermaksud untuk membeli tiket on the spot walaupun harganya tidak semurah yang kalo kita beli di UI.


dan ternyata teman-teman,
TIKETNYA HABIS TOTAL
*padampam deeeeeeeessshhh*


Rasanya menohok banget karena kita sebenernya udah daftar dari awal. Tapi setelah gw pikir-pikir, ngga mungkin kan itu teater 300 kursi full semua dateng? Jadilah pada hari Jumat kita sekelompok plus kelompok lain yang terdiri dari 4 orang bertiket dan belasan tidak bertiket datang ke Gedung Wayang Orang tersebut.



Tentunya kita nggak langsung kesana. Gw sama Ias paginya pergi ke rumah Laila dulu buat ngeganja main sama kucingnya.. dan pengakuan dosa gw kepada mereka. It was totally awesome, tapi karena pembicaraan kita bersifat personal, I cant share it here.

Anywayssssssss, pada akhirnya jam 6 semua sudah terkumpul. Ada Aldy, Andari, Canu, Charin, Chui, Danu, Fendy, Grace, Ibnu, Laila, Marita, Nafira, Trias, Uci, dan gw. Itu yang dari Sastra Inggris, dan sisanya ada masih banyak lagi. Itupun si Ibnu pake acara nyasar di tengah kerumunan motor Jakarta. Sepertinya dia belum terbiasa untuk nyelap nyelip motor karena sifatnya yang sangat taat pada hukup. Ngga kebayang kalo misalnya dia diserobot motor terus teriak "WEEEEEY, SEMBRONO!" (sambil ngeluarin keris).






Sembari menunggu pengumuman tiket yang dicancel atau apapun kesempatan yang bisa membuat gw duduk di dalam ruangan teater tersebut, kita pun berfoto-foto (obviously). Gw juga ngeliat banget orang-orang terkenal disini. Ada artis yang kalo ga salah namanya Eko DJ atau siapa gt. Temen gw ngeliat Fauzi Bowo, tapi kok gw ngga liat. Yang paling mantaf adalah gw ketemu... BAKRIE!






Setelah perjuangan penuh keringat dan bau ketek, kelompok gw berhasil mewawancarai si sutradara..dan gw berhasil dapet tempat duduk? How? Here it goes..


Jam 8.10 masih banyak orang yang duduk di luar.
Jam 8.15 gw dan Danu nanya dosen kita
Jam 8.18 gw dan Danu nulis 11 nama dari Sastra Inggris yang belom dapet tiket
jam 8.20 kita semua dipersilakan masuk ke balkon dengan embel-embel "mesti berdiri"
jam 8.21 kita liat banyak kursi kosong
jam 8.22 kita duduk manis sambil nonton


Miracle?
Maybe. Tapi ya teteup, udah grusak-grusuk masuk.. ujung-ujungnya gw ngga ngerti ceritanya apa karena pake bahasa Jawa. *padampam deeeesh*