Monday, 26 January 2015

Makibao


Alkisah ada seorang kuda gadis muda bergincu merah tua yang kini sering menghantui ruang kerja gw. Kalo orang bingung sama kelakuan dia dan nanya gw, "Nemu dimana sih ni orang?"

Gw cuma bisa jawab, "Dari e-mail gw. Di kotak spam. Dikira virus. Ternyata bener."

Sebut saja namanya Ena. Eh, emang bener itu namanya.

Ena ini sering banget minta makanan sama minum orang. Tapi giliran diminta, sewotnya kayak ibu-ibu kena tipu pedagang pasar. Contohnya, tadi sore gw lagi jalan ngelewatin dia yang lagi asik makan mochi es krim. Gw bertanya (baik-baik loh, tumben) ke dia, "Itu rasa apaan, Na?". Dengan penuh percaya diri bak anak TK baru bisa ngewarnain gunung, dia menjawab, "GA BOLEH MINTA!".

Beda banget kalau dia lagi di posisi yang minta. Karena di kantor isinya ada delapan makhluk, otomatis botol minum ada banyak banget numpuk di meja. Kalau haus, Ena selalu minta minum siapapun...sesudah dia teguk tuh aer duluan.
Situasinya kurang lebih kayak gini...
Ena: (minum air dari botol orang) Kak Beppy minum yah.
Beppy: Yeh kamu mah minum dulu baru ngomong. (Dalem hati mikir buat memutus hubungan kakak-adik dengan makhluk ini)

Tapi...ada juga yang pernah kayak begini.
Ena: (buka botol air minum orang) bagi minum yah Kak X (Kalo ga salah sih Dara)
X (atau Dara): Itu minum dari kemaren loh
Ena: Oh.. (nutup botolnya) Ga jadi deh, aku ga mau kalo yang bekas kemaren.

Udah minta, jijikan pula. (?)

Akhir-akhir ini Ena makin sering dibully karena hidungnya yang besar. Di instagramnya yang sangat populer dan penuh dengan "likes" dari fans-fansnya, pernah ada yang comment kalo dia kayak bekantan air. Atau itu di facebooknya yah? Anyway, sejak itu gw menyadari ukuran hidungnya yang memang agak lebih besar dari biasanya. Ena memiliki hidung makibao.

Mau liat penampakannya? Silakan disimak, gan. Kalau ada suara gresek-gresek, mungkin itu suara turbin pesawat nafasnya.


Lepas dari itu, Ena adalah guru yang baik. Guru yang baik adalah guru yang dapat menyatu dengan murid-muridnya. Ena berbakat sekali untuk menyatu dengan murid-murid kelas 1, 2, dan 3 SD karena umurnya yang masih sangat belia. Kadang susah sekali untuk membedakan mana yang murid dan mana yang guru ketika mereka bersama.

Maklum,
Kelakuannya pun ga jauh beda.

Wednesday, 21 January 2015

Debu di blog gw ini gw yakin sudah setebal daki badannya adek gw. 

Hari ini sudah masuk minggu ketiga dari semester dua tahun ajaran kedua gw ngajar. So far, kayaknya belum ada complain dari murid soal gw. (yeah!)

Semester ini cukup spesial, karena akhirnya gw punya 'geng' baru. Dulu, waktu awal ngajar pertama kali, sahabat gw cuma Widya. Kita berdua ngepos di ruang perpustakaan sementaranya SMP-SMA yang ada di lantai 3. Dan yang ada di ruangan itu hanyalan aku....dan dia. Ga zonk sih, untungnya. Cuma kasian aja si Widya harus nemenin gw bolak-balik ke kantin yang ada di lantai 1 karena gw bolak-balik laper. Udah gitu ga ada interaksi kecuali kalo ada yang masuk perpustakaan.

Semester berikutnya kita ganti 'pos'. Widya kembali ke 'sarang'nya, yaitu ruang kepala sekolah SD alias ruangan emak gw yang jarang dipake lagi. Disitu, yaaah.. ga sepi-sepi banget karena ada Bu Ibeth si orang kaya dan super cantik, Bu Nenah yang selalu bawa piaraannya anak bungsunya yang manis bandelnya minta ampun, sama Bu Isti yang super halus (sifatnya, bukan kulitnya)

Semester itu pula anggota kita bertambah. Anggota ini namanya kebanyakan. Bahkan kadang gw bingung nama asli dia apa. Tapi pada akhirnya ia memilih untuk memakai nama....BEPPY. makan mie-nya ngalahin yang punya perusahaan Indomie sendiri. Dia guru bahasa Perancis rangkap guru kuliner spesialis Indomie. Gordon Ramsay kalah. Karena kalau udah sama indomie, nikmat Tuhan manalagi yang engkau dustakan, bukan? Penyanyi rap J20 mungkin sebenernya terinspirasi dia. "She's so Indomie, she don't wanna leave".
...
Mungkin sebenernya salah satu cewe yang joget di belakang dia adalah Beppy.

Semester berikutnya alias semester kemarin, masuklah temen gw Wina yang membantu gw selama satu semester. Wina hanya dateng di hari Kamis dan Jumat. Jadi bisa dibilang dari Senin-Rabunya sih kembali sepi lagi. Orang yang bisa diceng-cengin cuma si Bu Ibeth, dan yang tukang bully cuma gw sama Beppy :(

Di semester itu juga gw berkenalan sama seorang gadis berhidung mancung putih kecil dan lincah (bukan ulet sutra). Namanya Ena. Ngakunya sih cucu dari adeknya Sapardi. Tapi kayaknya dia itu delusional. Dia itu junior gw waktu di UI. Gw 2009. Dia 2011. Mentally sebenernya mungkin dia angkatan 2025 (masih SD dong?). Bullyable? Yes! :D
...tapi Ena hanya bertahan selama beberapa bulan karena dia memutuskan untuk menulis puisi galau skripsi dulu.

Semester berikutnya......which is this semester, gw mati-matian merekrut orang baru. Gw mencari benih-benih tukang bully yang cocok untuk jadi tim gw. Waktu itu gw bikin kriterianya... Galak. Muka sangar. Berotot. Gigi taring semua. Terus tiba-tiba gw inget kalo gw mau rekrut guru, bukan tukang gebuk. Jadi gw ganti lagi,

Anyway, pada akhirnya muncul beberapa kandidat, dan inilah anggota baru kita:
1. Melati
Nama boleh saja bunga yang harum, bagian dari kekayaan flora Indonesia. Tapi dia termasuk warga dari Galaksi Bekasi. Sebuah galaksi, yang menurutnya, berjarak sekitar 1000 tahun cahaya dari Indonesia. Makanya dia ngekos di kandang Anton deket sini.
Anaknya suka sekip. Kalo muridnya diem, dia ikutan diem, pikirannya kemana-mana. Murid sama guru sama-sama nge-fly terus lupa belajar. Semua tiduran di lantai sambil menatap langit-langit. (zoooooonk). Lepas dari itu, anaknya rajin mencatat. Semuanya dicatat sama dia di dalam kitab sucinya. Dari jadwal, aturan, tugas-tugas, bahan ajar. Kadang gw curiga dia cita-citanya emang jadi sekretaris, bukan guru.

2. Lele
Lele ini adalah si artis dangdut gadungan dari Ciledug yang sebenarnya nama aslinya DewPers. Iya! Dia adalah cewe yang sering menghiasi post-post gw di jaman kuliah. Ga perlu lagi kan gw tulis aibnya disini?

3. Dara
Dara ini eksis sekali. Coba saja liat blognya. Dia princessnya Cicaheum. Kalau Elsa kekuatannya es dan Rapunzel kekuatannya di rambutnya, Dara ini kekuatannya di otot betisnya karena kemana-mana pake high heels dan jago nari Soran Bushi (Sooooran soooran!). Dara itu luarnya anggun dan manis. Tapi dua hari kenal udah tau aib ternyata sebanyak Indomie yang pernah dimakan Beppy seumur hidupnya.
Dia sangat bangga karena sudah berhasil melewati fase '4L4Y'nya dengan baik. Ia juga dengan bangganya ingin menunjukkan bekas-bekas fasenya tersebut ke teman-teman yang baru dikenalnya selama 2 minggu.
Mungkin dia lelah. Maklum, Cicaheum jauh.

4. Ena
Anak ini balik lagi. Anak ini tidak jadi skripsi. Anak ini siap dibully lagi. Anak ini masih galau lagi.

5. Aldy
Pria yang dulu seringkali gw panggil 'Gil' ini sekarang sudah resmi menjadi bagian dari sekolah gw. Si Papa mikir dia sudah harus mulai belajar mengelola sekolah karena pada akhirnya memang sekolah ini akan diwariskan ke kita.
(Gamau bully disini soalnya nanti dimarahin, ntar ga dikawinin deh)

DAN BEGITULAH SEKIRANYA! Hari-hari gw sekarang diwarnai dengan membully Ena, melihat tingkah laku Dara yang aneh tapi nyata, menggosipi murid, dan segala macam hal buruk lainnya.
Aladdin - Bride-to-Be - Madame Indomie - Anak SD - Penyanyi Dangdut - CHM 48 - Pujanggalau

Salam Humaniorawwwrr!,
SASHA